Rabu, 27 Oktober 2010

Storage Devices

Pengertian Magnetic Storage Device

Magnetic Storage Device adalah perangkat penyimpanan data secara elektronik pada magnet media yang digunakan untuk menyimpan data komputer, serta audio dan video sinyal.

Teknologi Magnetic Storage Device

Teknologi penyimpanan data yang bersifat magnetis berupa hard disk, magnetic tape rekaman, garis-garis magnetic pada kartu kredit, serta media yang paling removable seperti floppy disk dan zip disk.


Bagaimana Magnetic Storage Device Bekerja?

Media penyimpanan magnetic dapat diklasifikasikan sebagai random access memory (akses memori berurutan) yang memungkinkan data dapat ditulis ke atau dibaca dari setiap lokasi pada disk, data dapat dihapus, berkali kali dapat ditulis ulang, dan memiliki karakteristik penyimpanan data jangka menengah (10-20 tahun). Perangkat yang bekerja pada pokok muatan magnetis ini dilapasi oksida besi partikel yang disebut feromagnetik yang berarti bahwa mereka menjadi cepat dan permanen magnet bila terkena medan magnet. Permanen dalam hal ini hanya berarti bahwa mereka tetap magnet ketika medan magnet akan hilang - mereka dapat kembali magnet dalam arah yang berlawanan dengan paparan medan magnet yang berbeda.
( Dari Berbagai Sumber Dengan Perubahan Penulisan)

Bagaimana data yang tersimpan pada perangkat penyimpan yang bersifat magnetis?
Data dalam komputer disimpan magnetis di hard disk drive (HDD). Semua data komputer, termasuk sistem operasi (OS) dan dokumen pengguna, secara permanen disimpan dalam HDD.
Bentuk
HDD adalah kotak logam persegi panjang ditemukan di dalam casing menara komputer desktop. Data fisik ditulis pada bulat, benda berbentuk cakram yang disebut piring, ditumpuk secara vertikal di dalam HDD. Piring-piring yang aluminium disk, dilapisi film tipis magnetik.

Kepala

Piring-piring di dalam HDD berputar sangat cepat, dengan komponen yang dikenal sebagai read / write kepala melayang di atas disk. Ada dua membaca / menulis kepala untuk setiap platter dua sisi, satu untuk bagian atas dan satu untuk bagian bawah.

Actuator & Arms

Data tertulis magnetis di platters oleh kepala baca / tulis sebagai rangkaian 0s dan 1s. Ketika sepotong informasi yang akan diakses atau direkam, komponen bergerak kecil dikenal sebagai aktuator dan posisi lengan kepala di wilayah tersebut di piring mana informasi yang (atau akan) dicatat.

Pra-Menulis

Sebelum proses penulisan, data baru dikodekan dalam cache hard disk, dan ruang bebas untuk menyimpan data tersebut berada. Selanjutnya, pulsa elektrik mewakili data memulai medan magnet di kepala tertulis.

Menulis

Pencatatan data sebenarnya terjadi ketika medan magnet diubah pada perubahan orientasi kepala penulisan bit pada disk.

(sumber: www.answerbag.com dengan berbagai perubahan)

Pengertian Optical Storage Device

Optical penyimpanan adalah unit elektro-mekanik yang dapat menyimpan dan mengambil (menulis dan membaca) informasi pada suatu media disk khusus menggunakan sinar laser.

Teknologi Optical Storage Device

Drive optik dirancang untuk bekerja dengan beberapa jenis media: CD ("compact disc"), DVD (disc serbaguna digital "atau" disk video digital ") dan Blu-ray


Bagaimana Optical Storage Device Bekerja?

Drive penyimpanan optik yang mampu menulis data ke disk menggunakan sinar laser untuk membakar lubang (atau benjolan) ke dalam material khusus. Ini data stream ditempatkan di jalur spiral, seperti yang ditemukan pada kaset, tetapi dalam hal ini data dimulai di trek terdalam dan bekerja jalan keluar menuju tepi dari disk. Dalam industri yang diproduksi massal cakram, seperti yang mendistribusikan musik atau film, data ditempatkan pada disk dengan mesin stamping. Data diambil oleh sebuah sinar laser yang mencerminkan dari disk, mendeteksi lubang. Optical drive datang dalam berbagai kecepatan, berputar antara 200 dan 4.000 RPM.

(sumber: www. ehow.com dengan berbagai perubahan)

Selasa, 19 Oktober 2010

Pentingnya Jasa Angkutan Saat Hari Raya Tiba

Menurut data Masyarakat Transportasi Indonesia maupun Kementerian Perhubungan, diperkirakan pemudik pada tahun 2010 mencapai 17 juta orang. Jumlah ini hampir sama dengan total penduduk satu benua Australia yang mencapai 20 juta. Fakta lain menunjukkan bahwa mudik Lebaran tidak hanya didominasi oleh kaum Muslim saja, namun juga umat agama lain. Kita semua memanfaatkan momentum ini sebagai ajang untuk bertemu dengan sanak keluarga dan kerabat di kampung halaman.

Dari total pemudik 17 juta tersebut, diperkirakan akan menggunakan moda transportasi yang berbeda: 7,2 juta menggunakan sepeda motor, 2,6 juta pengguna mobil, 1,97 juta pengguna pesawat terbang, 3 juta pengguna kapal laut, dan 4 juta pengguna kereta api dan bus umum. Pada Lebaran 2010, sejak awal bulan puasa, masyarakat sudah memulai aktivitas mudik itu sendiri. Buktinya, pada H-30 Lebaran atau awal puasa, masyarakat sudah memadati stasiun KA untuk memesan tiket mudik. Hal ini terjadi karena kebijakan PT KAI yang menetapkan bahwa tiket KA sudah bisa dipesan 30 hari sebelumnya. Hasilnya, sungguh fantastis. Dalam hitungan menit setelah loket dibuka, penjualan tiket KA ke berbagai jurusan mudik di Pulau Jawa selalu habis terjual.

Pada akhir Ramadan ketika terjadi aktivitas mudik Lebaran untuk merayakan Idulfitri di kampung halaman masing-masing mereka tak peduli dengan harga tiket yang membubung tinggi, kesengsaraan di jalan karena berjubelnya manusia, hingga resiko kecelakaan yang kerap terjadi. Apapun risikonya, mudik akan tetap dilakukan meskipun menjalani derita dalam perjalanan dengan risiko jadi korban kejahatan.
Penderitaan yang kemungkinan dilakoni pemudik di perjalanan, justru dianggap sebagai untaian cerita menarik dan membanggakan. Arifin Purwakananta, Direktur Dompet Dhuafa, memperkirakan Rp 80,9 triliun mengalir dari para pemudik saat melakukan mudik. Bila jumlah pemudik mencapai 56% penduduk kota, dana Rp80,9 triliun tersebut akan mengalir melalui transportasi yang digunakan pemudik, kedermawanan kepada sanak keluarga, dan untuk wisata. Mudik lebaran menghipnotis banyak orang. Fenomena mudik ini adalah buah dari urbanisasi dan aglomerasi ekonomi. Segi positif aktivitas mudik mengharuskan pemerintah memperbaiki dan menambah kondisi infrastruktur yang ada, mulai dari pembangunan jalan darat, rel kereta api, jembatan, bandar udara, hingga pelabuhan laut.

Momen istimewa ini tentunya membawa keberkahan tersendiri bagi para pengusaha jasa transportasi. Sebagai contoh jasa transportasi bus perjalanan antar daerah pada hari raya harga tiket lebih mahal, pengguna jasanya pun lebih banyak berlipat – lipat, dan jadwal perjalanan bus- bus antardaerah juga ditambah dibandingkan hari biasanya. Selain menyiapkan angkutan lebaran belasan ribu itu, kata Kadis Hubkomintel Aceh, melalui Kabid Perhubungan Darat Dishubkomintel, I.H.Sanasi, MM, kepada wartawan, Rabu (18/8) di Bandaaceh, pihaknya juga menyiapkan cadangan bus damri. Jumlah angkutan lebaran dipastikan masih sama seperti tahun kemarin, begitu juga cadangannya. Apalagi bagi penyedia jasa transportasi yang ditunjang oleh kemajuan teknologi, sebagai contoh jasa penerbangan domestik dan jasa angkutan kapal laut antar pulau, “lonjakan penumpang sekitar 20 - 40 persen tujuh hari menjelang Lebaran," kata Kepala PT Pelni Cabang Ambon, Bachtiar Rohim di Ambon, Jumat.

Rabu, 13 Oktober 2010

Bisnis Pulsa Elektronik




Saat ini hampir setiap orang memiliki handphone baik di perkotaan maupun di pedesaan, usia dewasa sampai anak – anak yang duduk di bangku SD. Harganya pun cukup murah dengan fitur yang beragam sehingga handphone bukan lagi barang mewah seperti 10 – 20 tahun lalu. Sebagai alat komunikasi yang mobile tentunya handphone banyak memberikan kemudahan kepada pemakainya untuk mengakses berbagai informasi apa saja, dimana saja, dan kapan saja. Tidak hanya itu, sangat banyak peluang usaha yang tercipta dari alat komunikasi modern ini. Seberapa sering anda pergi ke counter handphone di dekat rumah anda dalam 1 bulan hanya untuk mengisi pulsa? Atau pernahkah anda melihat anak muda menjual casing handphone dari berbagai merek dan model di gerbong kereta? Bahkan ada yang menjual handphone second di pinggir trotoar dan di jembatan penyebrangan. Isi ulang pulsa, jasa service, tukar tambah, gadai, jual-beli, adalah peluang - peluang usaha yang tercipta dari handphone yang ada di dalam saku celana kita.

            Sebagai anak muda saya melihat peluang usaha di isi ulang pulsa cukup menjanjikan. Pasalnya meskipun tempat isi ulang pulsa menjamur dimana – mana tetap saja kita tidak akan kekurangan pembeli yang membutuhkan pulsa. Tingginya permintaan pulsa yang cepat, murah, dan praktis membuat pulsa elektronik lebih diminati pembeli dibandingkan pulsa voucher. Dengan alasan tersebut saya lebih memilih bisnis pulsa elektronik. Selain mendapat keuntungan, saya juga dapat mengisi ulang pulsa ke handphone saya sendiri sehingga dapat lebih hemat. Yang lebih penting sebenarnya adalah untuk melatih entrepreneur spirit didalam diri saya.
           
            Pemasaran isi ulang pulsa elektronik pun sangat mudah. Dapat dimulai dari teman – teman satu kost, rekan - rekan di kantor, dan teman satu kelas di kampus. Modal untuk memulai bisnis ini pun sangat murah. Dengan uang Rp. 100.000,00 anda sudah dapat mendaftarkan diri sebagai agen pulsa elektronik. Bandingkan dengan menjual pulsa voucher. Anda harus menyediakan modal yang cukup untuk membeli stock voucher dengan nilai nominal tertentu sebanyak beberapa item, belum lagi ada tanggal kadaluarsanya sehingga risiko yang dihadapi cukup besar. Namun bukan berarti dengan menjual  pulsa elektronik anda tidak menjumpai risiko. Kadangkala server pusat pulsa elektonik mengalami gangguan sehingga pembeli harus menunggu dengan sabar.

            Mari kita semua anak – anak muda beranikan diri untuk berbisnis sekarang. Tangkap peluang usaha yang ada di sekitarmu. Sekedar informasi bahwa bisnis dapat dikembangkan dari invensi (penemuan), ekstensi (pengembangan), Duplikasi (penggandaan/meniru), dan sintesis (kombinasi). Dengan demikian kita akan memiliki rasa percaya diri untuk bersaing dengan bangsa lain di kemudian hari. Selain itu kita juga memberikan kontribusi positif untuk kemajuan bersama.